Setelahitu, tanpa sepengetahuan anaknya, Mak Minah pergi ke tepian sungai di dekat gubuknya. Ia mendekati sebuah batu yang konon bisa berbicara seperti manusia. Batu itu juga bisa membuka dan menutup seperti kerang. Orang-orang menyebutnya Batu Batangkup. [1] Di depan batu itu, Mak Minah berlutut dan memohon kepada batu itu agar menelan dirinya. PustakaFUHUA menerbitkan Batu Belah Batu Bertangkup (cerita rakyat 073) pada 2021-01-18. Baca versi flipbook dari Batu Belah Batu Bertangkup (cerita rakyat 073). Muat turun halaman 1-34 di FlipHTML5. Ceritarakyat tentang Batu Belah ini adalah salah satu cerita yang banyak dikenal oleh anak-anak Gayo. Ia dapat digolongkan sebagai legenda, karena oleh penduduk Gayo cerita ini dianggap benar-benar pernah terjadi di daerah mereka. DongengTentang Legenda : Atu Belah Atu Bertangkup "Bu, aku pergi berburu dulu. Siapa tahu hari ini aku mendapat rusa untuk makanan anak-anak kita," kata seorang pria pada istrinya. Istrinya mengangguk. "Berhati-hatilah, jangan sampai terluka," jawabnya. Keluarga itu tinggal di sebuah desa di Tanah Gayo, Aceh. Melurdan Pekan bimbang kalau-kalau ibu mereka merajuk dan akan pergi ke gua batu belah batu bertangkup. Mereka terus berlari untuk mendapatkan Mak Tanjung. Malangnya, Melur dan Pekan sudah terlambat. Mak Tanjung tidak mempedulikan rayuan Melur dan Pekan lalu terus menyeru gua batu belah batu bertangkup agar membuka pintu. Batubelah batu bertangkup. Hatiku alangkah merana. Batu belah batu bertangkup. Bawalah aku serta. Sesaat kemudian, bertiuplah angin kencang dan batu besar itu pun terbelah. Setelah ibu si Sulung masuk ke dalamnya, batu besar itu merapat kembali. Melihat kejadian itu, timbul penyesalan di hati si Sulung. MakMinah merasa gagal mendidik anak-anaknya karena ketiga anaknya tidak pernah menuruti perkataannya. 3.1 Mak Minah memasak untuk ketiga anaknya. 3.2 MakMinah pergi ke sungai tempat sebuah batu yang seperti kerang, dapat membuka diri lalu menutup diri. 3.3 Masyarakat memberi nama batu tersebut Batu Bertangkup. 4. Berangkatdari kekhawatiran kami akan bahan tontonan yang dikonsumsi anak sekarang yang sering kali masih saja seputar percintaan, kenakalan, dan serigala; K LegendaBatu Batangkup By Historian Konon, di sebuah dusun di Indragiri Hilir, Riau, hiduplah seorang janda tua yang bernama Mak Minah. Ia hidup bersama ketiga anaknya. Anak pertama dan keduanya laki-laki, bernama Utuh dan Ucin. Sementara anak ketiganya seorang perempuan, bernama Diang. Dihadapan Batu Belah Batu Bertangkup, Pekan dan Melur pun berseru. "Mak! Anakmu datang mengharapkan pertolongan. Puteri Raja tidak sedarkan diri." Serta-merta batu itu terbuka luas. Kedengaran suara Mak Desa menyuruh Pekan membawa tuan Puteri masuk ke dalam. Orang yang berada di situ menjadi cemas. Apabila tuan Puteri dibawa keluar pEIp8.