LADUNIID, Jakarta - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini berharap Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Agama disahkan bulan ini.. Menurut Helmy, UU tersebut jika sudah disahkan akan jadi kado di Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober 2019 mendatang.
Surabayaduta.co- Wakil Ketua Gerakan Ayo Mondok (GAM) PP RMI NU KH. Zahrul Azhar Asumta turut mengucapkan selamat atas terpilihnya KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2021-2026. (PBNU) 2021-2026. “Saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Yahya sebagai ketua umum,”
AYOMONDOK DI BAITUL HIKMAH DEPOK. OPEN ORDER. Dawuh Abah. Nasehat Habib Puang Makka Cahaya dari Nusantara; Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya. Dapatkan segera! Buku tentang Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya. Gedung PBNU II, Jl. Taman Amir Hamzah No.5, RT.8/RW.4, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat,
Pasuruan Gubernur Jawa Timur H Soekarwo secara resmi membuka gelaran Silaturrahmi Nasional (Silatnas) perdana gerakan “Ayo Mondok”, Jum’at malam (13/5), di Taman Candra Wilwatikta Pandaan Pasuruan, Jawa Timur.Tampak hadir dalam acara pembukaan, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Ketua PWNU
AYOMONDOK ! PESANTRENKU KEREN. KH. Ma'ruf Amin Rais Aam PBNU / Ketua Umum MUI. KH. Abdul Ghaffar Rozin Ketua PP RMI NU. "Gerakan Ayo Mondok memberikan sumbangsih dan juga peran penting bagi pembangunan negara dan peradaban dunia". KH. Mustofa Bisri Pengasuh Pesantren Raudlatut Tholibin - Rembang.
Dengan slogan yang dicetuskan RMI PBNU Santri Sehat Indonesia Kuat dengan logo Ayo Mondok Pakai Masker, semoga menjadi bagian jihad santri dalam menjaga kesehatan di Indonesia,” jelasnya. Editor: Kendi Setiawan
Gerakan“Ayo Mondok!” sudah setahun lalu diresmikan PBNU. Tangal 13-15 Mei kemarin silatnas “Ayo Mondok!” juga sudah rampung digelar di Pasuruhan. Mom
RabithahMa’ahid Islamiyah (RMI) PBNU telah resmi mempublikasikan Logo Hari Santri 2020 yang mana sebagai hari spesial para santri. Bersamaan dengan itu pula ditetapkan sebuah Tema Hari Santri 2020. Logo pada tahun ini diambil dari Slogan Ayo Mondok pada tahun lalu, tetapi yang membedakan adalah Caption pada Logo serta karakter Logo
Untukitu asosiasi pesantren NU (RMI PBNU) menginisiasi program “Kado Lebaran untuk Guru Ngaji Tercinta” Program disalurkan berupa paket sembako dan uang tunai kepada para kaum rois dan guru ngaji musola, masjid, pesantren, TPQ, Madin dst. Di Provinsi D.I.Yogyakarta program ini sudah didistribusikan 250 paket melalui PC RMI di 5 Kabupaten
GerakanNasional Ayo Mondok adalah bentuk kepedulian kalangan pesantren yang tergabung dalam Rabitah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU), terhadap fenomena dunia pendidikan yang gagal menanamkan pendidikan karakter kepada pelajar dan mahasiswa. Kegagalan dunia pendidikan tentu tidak bisa menunjuk lembaga pengelola pendidikan sebagai
FdnOX. Jakarta, NU Online Rabithah Ma’ahid Islamiyah RMI Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang merupakan Asosisasi Pesantren NU meluncurkan logo Hari Santri 2020. Ketua Umum RMI PBNU KH Abdul Ghaffar Rozin mengatakan, tahun ini pihaknya meluncurkan logo yang menggambarkan kondisi pandemi Covid-19 ditandai dengan gambar dua orang santri mengenakan masker. “Tahun ini, bangsa Indonesia bahkan seluruh dunia sedang menghadapi ujian yang luar biasa. Khususnya kita kalangan pesantren dengan adanya wabah pandemi Covid-19,” kata Gus Rozin melalui keterangan tertulis, Kamis 17/9. “Sampai saat ini, pandemi semakin meluas dengan bertambahnya korban di berbagai kalangan dan kluster. Kita belum tahu pasti sampai kapan ini semua akan berakhir,” sambung Gus Rozin, sapaan akrabnya. Sehingga dalam rangka Hari Santri yang akan jatuh pada tanggal 22 Oktober 2020 ini, RMI PBNU sengaja mengambil tema "Santri Sehat Indonesia Kuat" dengan logo “Ayo Mondok Pakai Masker”, sebagai spirit untuk selalu menjaga kesehatan. “Semoga bangsa Indonesia khususnya kalangan pesantren dijauhkan dari fitnah corona, karena dengan pesantren sehat maka Indonesia akan kuat,” jelasnya. Lebih lanjut, Gus Rozin mengimbau kepada keluarga besar pesantren dan para santri di Indonesia untuk senantiasa menjaga kewaspadaan dan selalu taat protokol serta menerapkannya di lingkungan pesantren. Selain itu, semua warga pesantren harus terlibat aktif dalam menjaga pesantren dari terpapar covid-19. “Supaya visi-misi pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pemberdayaan akan senantiasa eksis dan berkembang,” harapnya. RMI PBNU juga mengajak para santri dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat mensosialisasikan logo Hari Santri 2020 untuk menandai peringatan yang saat ini memasuki tahun ke-6 sejak sejak ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober 2015 lalu. Sumber NU Online Editor Abdullah Alawi
GAYUNGAN, - Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama RMI NU merupakan lembaga milik Nahdlatul Ulama dengan basis utama pondok pesantren. Di Indonesia, jumlahnya mencapai lebih dari dan tersebar di sejumlah daerah. Plt Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah RMI Nahdlatul Ulama Jawa Timur Jatim, KH Abdussalam Shohib menyatakan, RMI NU merupakan asosiasi pesantren NU yang berencana memberikan sertifikat kepada pondok-pondok pesantren di bawah naungan RMI. Dalam sertifikasi itu, berupa pesantren aman dan sehat. Maka dari itu, ia berupaya melakukan koordinasi dengan beragam pihak. Baik internal mau pun eksternal dari beragam pihak agar aksi pencabulan atau pemerkosaan di lingkungan pondok tak terulang lagi. Baca Juga GIIAS Surabaya 2021 Dihadiri Pengunjung "Kita akan koordinasi dengan pihak eksternal, aparat yang berwenang, LBH, KPAI, dan Kemenag. Kita juga lakukan koordinasi internal, komunikasi dan koordinasi dengan LBHNU dan LKKNU," kata Abdussalam, Senin 13/12/2021. Dengan adanya sertifikasi tersebut, dinilai dapat membuat pondok pesantren yang berafiliasi dengan NU tetap mendapatkan kepercayaan dari publik. Sehingga, pandangan negatif terhadap pondok pesantren atau beragam hal di dalamnya tiada. Ia berharap, hal serupa juga dilakukan oleh organisasi massa lainnya. "Pesantren di bawah RMI semuanya berkembang dan mendapat kepercayaan tinggi di mata masyarakat," ujarnya. Baca Juga Kesalahan Teknis, Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions Dibatalkan dan Akan Diulang Pukul WIB Sebelumnya, pemerkosaan terhadap santriwati oleh HW terhadap 13 santriwati di Cibiru, Bandung, Jawa Barat memicu amarah khalayak. Tentunya, hal itu mengundang aneka respon dari khalayak. Tak hanya sekedar mencibir, warganet juga mengecam perbuatan tersebut. Kini, kasus itu tengah diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Call +62 812 7823 4876E-mail pwrmisumsel Login Register No Result View All Result No Result View All Result